adi onggoboyo’s note

Archive for April 2009

Guna menghindari fiskal luar negeri, akhirnya aku memutuskan mengurus pembuatan NPWP. Langsung saja searching di internet. Kesimpulanku dari seraching tersebut: Pengurusan sangat mudah, tidak bertele-tele, dan hanya menunggu 1-3 jam saja 🙂

Karena awalnya sudah membayangkan situasi yang tidak enak di kantor pajak (sesuai pengalaman 1,5 tahun sebelumnya di KPP depok yang mesti nyogok uang dulu biar dilayani di tengah ketidakjelasan informasi di ruang pelayanan pajak!!), dengan berbekal informasi di internet, aku optimis pulang dulu ke Jakarta (dari bandung) untuk sekadar mengurus NPWP.

Di kantor pajak KPP Cakung1 di Kawasan Industri Pulogadung, pas masuk pak satpam menyapa ramah dan bertanya kepadaku;

satpam: ‘Mau urus apa mas?’ (sambil tersenyum), Gue: ‘Mo bikin NPWP pak’

Secepat kilat aku diberikan formulir yang mesti diisi di meja resepsionis merangkap satpam itu plus diminta sebuah fotokopi KTP. Lalu sang satpam meminta saya mengambil nomor antrian elektronik…

crkkk..crkkk..kertas antrian sudah kuambil. Lantas aku bertanya ke satpam berapa lama NPWP biasanya jadi, menurutnya 1-2 hari kerja. Hah? kok 2 hari kerja ya? (gak sesuai nih sama kata internet).  Lalu aku menunggu panggilan ditengah orang yang hanya ada 4-5 orang pengantri di ruangan itu. Tapi kok, angka di layar gak jalan-jalan dan tidak ada panggilan sama sekali. sudah 30 menit tetap saja tidak ada panggilan satupun!! angka dilayar tetap tidak bergerak 😀

Tiba-tiba sang satpam mencolek punggung aku dan menyuruh aku langsung saja memberikan formulir dan copy KTP ke petugas di meja depan antrian. LOHHHH!!! ngapain juga tadi nyuruh aku ambil antrian dan suruh nunggu?? tanda-tanda gak asik nih… Di depan petugas, dengan tampang malas melayani, sang petugas berkacamata itu hanya memberikan saya selembar tanda bukti penyerahan dan dengan enteng saya diminta datang besok harinya. Upss! Ogah! kubilang bahwa di internet temen-temanku malah cuma jadi 1 jam, mengapa mesti nunggu sampai besok??? masih dengan entengnya dia hanya menjawab: ‘Udah besok telpon aja dulu kesini udah jadi ato belom’. Aku sempat bertahan agak ngotot disitu minta cepat, tapi menurutnya yang membuat NPWP sangat banyak sekali, jadi tidak mungkin sehari…

Oke, aku mengalah. Esoknya aku telpon ternyata masih belum jadi!! namun, karena aku sangat sibuk hari itu mengurus dokumen lain yang sama ribetnya, jadi aku tidak sempat ke kantor pajak lagi. Lalu, karena itu adalah hari rabu yang besoknya pas pemilu dan libur, yang mana pula jumatnya libur tanggal merah, dan tidak ketinggalan sabtu minggu ngikut-ngikut libur (emang!), maka dengan sangat terpaksa aku bolos sehari lagi di hari senin!

Tiba hari senin, kutelpon kantor pajaknya; 3 telpon pertama tidak berhasil masuk, 2 telpon berikutnya berhasil masuk namun hanya di level operator otomatis-nya aja yang udah disetting suaranya. lalu, baru deh bisa masuk, kujelaskan duduk perkaranya. Eh ternyata dia oper lagi ke temannya yang katanya yang megurus. Kata si temannya itu: Bapak nanti telepon lagi ya, saya cari dulu. Saya bilang: Ok, 15 menit lagi ya. Bapak bilang; Gak GAk 30 menit lagi aja Pak, nyarinya lama nih!

Oke, 30 menit (sambil agak waswas karena saya harus beraktivitas ke pusat kota terancam terlambat)! setelah lewat 30 menit kutelpon lagi sambil berkali-kali tidak ada yang mengangkat ato minimal cuma sampai suara operator otomatis! bikin kesel 20 menit nelpon gak masuk2! sekalinya pas masuk, lagi-lagi saya dilempar dari si bapak ke seorang ibu. Si ibu itu nampaknya juga kurang sabar. Dengan enteng dia bilang supaya besok atau nanti lagi telpon kesitu! saya mulai panas, saya tekan bahwa saya harus keluar kota karena kerjadi Bandung. Si Ibu malah berkilah banyak sekali yang diurus jadi belum tau apakah NPWP aku dah jadi atau belum. aku tekan lagi, dan dia nyerah, dia ngelempar lagi ke seorang ibu yang suaranya lembut dan sangat ramah.

Si ibu ramah ini sebelumnya minta maaf, lelu kemudian menayakan nama dan alamat saya, plus nomor telepon saya, lalu dia bilang secepatnya akan dia cari dan kalau sudah jadi akan diinformasikan ke aku. tereng tereng… abis telpon, dengan perasaan masih dongkol aku kencing ke kamar mandi, dan tau-tau ada sms masuk yang mengatakan bahwa NPWP sudah bisa diambil. Kacruuuuuuuuuuttt! tuh si ibu ramah aja bisa tidak sampai 2 menit sudah langsung nemu, kok yang kemarin gak jelas dan lemot banget yah????

Total jendral, aku bikin NPWP selama 3 hari kerja!!!!! sekaligus bolos 3 hari kerja juga!!!!

pecae ah…

Advertisements

New Spirit

Posted on: April 6, 2009

Tidak terasa sudah setahun saya mendekam dalam pengabdian menjadi seorang guru SMA. Tidak terasa pula planning riset dan fokus akademik menjadi terbengkalai. No paper, miskin karya.

Go Ahead! selalu begitu kata Prof. Gumilar, my advisor.  Tesisku dimintanya untuk dibukukan in english, tapi saya merasa masih belum layak.

Next info that i’ve accepted for these 2 last months: my abstract paper was accepted for presenting in international conference on sociocybernetics and in APSA conference next June. These are important for me as a young scholar and as  graduated student.

I’m very newbie about this theme. I’ve seen several senior scholar that will be attend at the conference, and I amazed with them. Wow! I’m directly impressed by them, and they have been emerging me a new spirit for more learn and study: deeping my understanding about this topic.

This is my pathway, I live in Indonesia that have limited reference and discussion’s partner for improving my understanding. I must study more hard, back focusing my interset research, thinking again wheter in the next year i’ll still be a teacher or not, and as sson as preparing myself for applying PhD program abroad…

Lanjutkan! Harus Bisa! (kayak partai demokrat aja hehe)


Blog Stats

  • 11,651 hits

Pages

Twitter Updates